Pangkoarmada II Rayakan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1943 Dengan Persembahyangan Bersama Di Pura Jala Wira Dharma

  • Whatsapp

Pangkoarmada II Rayakan Hari Nyepi Tahun Baru Saka 1943 Dengan Persembahyangan Bersama Di Pura Jala Wira Dharma

TNI AL. Koarmada II. Surabaya, 19 Maret 2021

Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Ria Sudihartawan melaksanakan persembahyangan bersama personel Hindu Koarmada II dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943/2021 Masehi di Pura Jala Wira Dharma Koarmada II, Jumat (19/3).

Ikut serta dalam persembahyangan tersebut Danguskamla Koarmada II Laksma TNI I Gung Putu Alit Jaya, Asrena Pangkoarmada II, Kadiskes Koarmada II, personel TNI AL beragama Hindu wilayah Surabaya, juga umat Hindu di sekitar wilayah Ampel.

Persembahyangan diawali dengan doa atau puja astawa oleh Jero Mangku Nengah Labi, dilanjutkan sambutan dari Pangkoarmada II. Seluruh umat yang hadir juga mendapat siraman rohani atau Dharma Wacana dari Bapak Made Subhakti, yang diteruskan dengan acara inti yakni persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Jero Mangku Nengah Labi.

Dalam sambutannya Laksda Sudihartawan mengingatkan kembali tentang makna Nyepi yang berasal dari kata Sepi, yang berarti melaksanakan perenungan diri guna instropeksi diri dalam meningkatkan kualitas hidup manusia, serta menjaga harmonisasi dengan alam semesta. Saat Nyepi berlangsung Umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian selama 24 jam, dengan tidak menyalakan api (Amati Geni), tidak bekerja (Amati Karya), tidak bepergian (Amati Lelungan), dan tidak bersenang-senang (Amati Lelanguan).

“Sehingga pelaksanaan Nyepi adalah untuk mengendalikan hawa nafsu, juga momentum penyucian antara buana alit (manusia), dengan buana agung (alam semesta) dan seluruh isinya. Saya juga ingin mengajak seluruh umat sedharma, melaksanakan setiap yadnya dengan hati yang tulus ikhlas yang selalu bersandarkan Tri Kaya Parisudha, guna meningkatkan kualitas kehidupan kita dalam melaksanakan swadharmaning agama dan negara, “ tutur Laksda Sudihartawan.

Usai persembahyangan, acara berlanjut dengan ramah tamah sebagai perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 tahun 2021 yang mengusung tema, “ Melalui Catur Brata Nyepi Kita Tingkatkan Sradha dan Bhakti Dalam Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Guna Mewujudkan TNI Kuat, Solid, Profesional dan Dicintai Rakyat”.

Sumber : Kadispen Koarmada II

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *