Babinsa dan Bhabinkamtibnas Rungkut Sosialisasi Prokes ditempat Wisata

  • Whatsapp

Surabaya – Kata lelah tidak berlaku bagi TNI-Polri ditingkat paling bawah yang berinteraksi setiap hari dengan masyarakat binaannya untuk mensosialisasikan Protokol Kesehatan yang disingkat Prokes sesuai dengan dasar hukum Perwali No.67 tahun 2020 Surabaya. Sosialisasi dilakukan setiap hari siang maupun malam terhadap warga masyarakat yang terdapat kerumunan dan berpotensi penyebaran Covid-19 di wilayah nya, salah satunya tempat wisata yang masih buka dimasa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Selain itu juga dengan kesepahaman tiga pilar kecamatan Rungkut kota Surabaya yang telah di tanda tangani oleh Camat Rungkut, Drs. Yanu Mardianto,M.Si, Kapolsek Rungkut, Kompol Hendry Ibnu Indarto, SH, SIK dan Danramil 0831/05 Rungkut, Mayor Chb Suprianto tahun 2020 lalu bahwa tiga pilar Rungkut menyerukan untuk berjuang bersama dalam mempersempit ruang gerak Covid-19 dengan membatasi kegiatan masyarakat yang berpotensi rawan penyebaran Virus Corona.

Bacaan Lainnya

Sertu Sudomo Babinsa Kelurahan Wonorejo Koramil Rungkut pada hari Minggu tanggal 07 Pebruari 2021 pukul 10.30 wib sampai dengan selesai bersama Aipda Syaiful, Bhabinkamtibmas Kel. Wonorejo Polsek Rungkut melaksanakan patroli dan Pemantauan Protokol Kesehatan di Ekowisata Mangrove sekaligus menghimbau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan dasar Perwali No 67 tahun 2020 agar selalu melaksanakan Protokol Kesehatan 5M untuk mencegah penyebaran Covid -19 dengan memakai masker , mencuci tangan dengan air mengalir pakai sabun, selalu menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

Hasil sosialisasi Prokes tampak sedikit membantu dalam percepatan Penanganan Wabah Menular sesuai dengan UU RI No.04 tahun 1984 ini telah dilakukan oleh mayoritas masyarakat sehingga hampir tidak ditemukan oleh petugas penegakan hukum yang tidak memakai masker. Tingginya angka terpapar belakangan ini terindikasi dari klaster tempat kerja dan keluarga sehingga setiap hari terpapar Covid-19 di Kota Surabaya masih saja bertambah dengan jumlah puluhan yang diimbangi dengan angka kesembuhan yang tidak jauh beda dengan angka terpaparnya. Namun begitu masih saja bertambah angka kematian karena Covid-19 ditingkat Kota Surabaya, maka sosialisasi dari pemangku wilayah tingkat bawah perlu di gencarkan lagi supaya masyarakat lebih memahami dan mampu memahamkan yang lain nya . (mm|red)

Bagikan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *