Babinsa Koramil 1207-02/Pontianak Selatan Menerima Pelatihan Tracer Covid-19

  • Whatsapp

PONTIANAK(militer.org) Babinsa Koramil 1207-02/Pontianak Selatan Menerima Pelatihan Tracer Covid-19 oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) bertempat di Aula UPTD Puskesmas Gang Sehat Kota Baru Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
(Sabtu, 22/05/2021)

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam pelatihan Tracer
Babinsa Benua Melayu Laut Sertu Hasan, Babinsa Benua Melayu Darat Serda Dedy Wahyudi, Babinsa Akcaya Sertu Ratno dan Babinsa Kota Baru Serda Sulianto serta Ahli Pertama epidemiologi kesehatan/Surveilans Covid-19 Ibu Megasari.

Ahli Pertama epidemiologi kesehatan/Surveilans Covid-19 Ibu Megasari menyampaikan bahwa tujuan dari dilakukannya pelatihan Traacer ini yakni untuk memberikan pembekalan kepada petugas dilapangan dalam hal ini Babinsa yang nantinya akan turun berinteraksi langsung dengan masyarakat guna proses percepatan penanggulangan Covid-19 dengan penguatan Testing dan Tracing sehingga lebih dini dapat menemukan kasus dan melakukan tindakan penanganan. Tuturnya

“Saya harap dengan dilakukan kegiatan ini nantinya para Babinsa dapat bekerjasama dengan para Tenaga Medis dalam menjalankan tugas ini yakni sebagai Tracer dan Vaksinator Covid-19”

Babinsa Benua Melayu Darat Serda Dedy Wahyudi menyampaikan Kegiatan sosialisasi dan pelatihan petugas Tracer Covid-19 ini bertujuan untuk mendukung penelusuran Kontak erat kasus Covid-19 yang berada di wilayah binaan, dalam kegiatan ini para petugas Tracer Covid-19 diajarkan untuk dapat mengindentifikasi dini warga yang terpapar virus Covid-19.

Sementara itu Babinsa Akcaya Sertu Ratno menambahkan, bahwa dengan pelatihan ini, Babinsa mendapatkan pembekalan tentang cara melakukan penulusuran, melakukan pemantauan karantina dan isolasi mandiri serta pemberdayaan masyarakat dalam pemantauan karantina dan isolasi mandiri.

Selain itu, para Babinsa juga diberikan latihan cara pelaporan hasil Tracer Covid-19 yang dilakukannya.

Untuk memaksimalkan tugas, para Babinsa melakukan pencatatan di buku catatan pelaporan (logbook) dan melaporakan melalui aplikasi yang sudah ada, dalam upaya pencegahan penularan virus Covid-19. pungkasnya.(Vivid)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *