Dandim 1509/ Labuha bersama Forkopimda Kab.Halsel melaksanakan Medical check up dalam rangka menerima Vaksin Covid-19 Sinovac

  • Whatsapp

PARADIGMAINDONESIA – Labuha(01/02), Dandim 1509/Labuha Bersama Forkopimda Kabupaten Hal-sel melaksanakan Screening Awal (Medical Check Up) Bertempat di RSUD Labuha dessa Marabose kecamatan Bacan Kabupaten Halsel sebagai langka awal relawan Vaksin untuk mengetahui layak tidaknya di vaksin.

Bacaan Lainnya

 

Relawan Vaksin Sinovac yang melaksanakan Medical cek Up antara lain Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim ST.MT, Dandim 1509/ Labuha Letkol INF Untung Prayitno S.I.P.,M.Han, Kapolres Hal-Sel AKBP Muhammad Irvan S.I.K, Sekda Halsel, Helmi Surya Bututihe, Kejari Halsel, Fajar Haryombuko, SH, Dir RSUD Labuha Asia Hasyim.

Dan tenaga medis yang di siapkan pada saat vaksin awal pada hari selasa besok sebanyak 20 Orang.

 

Dalam Pelaksanan Check Up. Para Relawan Mendaftarkan diri sebagai peserta Vaksin Sinovac. Setalah Melakukan pengecekan riwayat penyakit bawaan dan kondisi kesehatan oleh tim medis. Melakukan pengambilan Darah untuk di lakukan pengecekan penyakit dalam tubuh apakah layak di Vaksin atau tidak.

 

 

Setelah rangkaian Pemeriksaan Pada Medical Check up, Para Relawan Selanjutnya dapat kembali dan menunggu informasi melalui pesan singkat yang akan dikirimkan kepada yang melakukan screening Awal

 

Dirut RSUD Labuha Ibu Asia Hasyim mengatakan

Syarat bagi yang mendapatkan vaksin, Tubuh Para Relawan Harus sehat, karena Vaksinasi merupakan proses pemberian produk biologis untuk merangsang respons kekebalan tubuh, maka syarat utama orang yang menerima vaksin adalah tubuh dalam kondisi sehat.

 

Para relawan juga tidak dalam kondisi demam, karena kondisi tubuh demam sama sekali tidak boleh mendapatkan vaksin, suhu tubuh harus stabil saat pemberian vaksin, Usia 18-59 tahun dalam kasus vaksin Covid-19 Sinovac, Anak-anak juga lansia di luar kelompok usia tidak boleh mendapatkan vaksin.

 

Bukan penderita diabetes dan hipertensi bagi yang memiliki penyakit komorbid atau penyerta termasuk diabetes dan hipertensi yang tidak terkontrol tidak disarankan untuk melakukan vaksinasi.

 

 

Khusus Covid-19, vaksin belum disarankan diberikan pada mereka yang memiliki penyakit autoimun, sebagaimana yang tercantum dalam rekomendasi dari PP Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (PP Peralmuni) di karenakan hingga kini belum ada riset terkait efektivitas vaksin terhadap penderita penyakit autoimun ungkap Direktur RSUD Labuha Asia Hasyim

 

Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P., M.Han., mengatakan Medical Check Up ini merupakan bagian dari Pemeriksaan Sebelum menjadi Relawan Vaksinasi COVID-19, semoga Besok kita semua Layak Mendapatkan Vaksin COVID-19, ini langkah Awal Kita menangkal Penyakit, tetapi tetapi melaksanakan Protokol kesehatan untuk tetap sehat.

 

Kita juga berdoa dan ikut menyukseskan program Vaksinasi di Halmahera Selatan, Ini bukti Pemerintah Indonesia ingin melindungi dan menjaga Rakyat nya dari bahaya Covid 19 kata Dandim 1509/Labuha, Letkol Inf Untung Prayitno.S.I.P.,M.Han(pen/YTN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *