Dankodiklatal Hadiri Sidang Terbuka dan Wisuda Sarjana STTAL Tahun 2021

  • Whatsapp

Surabaya , militer.org – Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan latihan TNI Angkatan laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat menghadiri Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) dalam rangka penutupan pendidikan dan Wisuda program Pascasarjana STTAL tahun 2021 di Gedung Marore Kampus STTAL Bumimoro Surabaya, Senin, (18/1/2021)

Bacaan Lainnya

Sidang Terbuka tersebut dibuka langsung Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmad Heri Purwono, S.E., M.M mewakili Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dan dihadiri pejabat Utama Mabesal diantaranya para Asisten Kasal, para Kepala Dinas di jajaran Mabesal, para Pangkotama TNI AL Wilayah Surabaya dan para Pangkotama lembaga Pendidikan TNI AL diantaranya Gubernur AAL dan Komandan Seskoal.

Wisudawan STTAL tahun 2021 ini berjumlah 58 orang dengan rincian Pascasarjana S2 Analisis Sistem dan Riset Operasi (Asro) angkatan VI sebanyak 18 mahasiswa dan Mahasiswa lulusan D3 angkatan ke 13 sejumlah 40 mahasiswa, dengan rincian Prodi D3 Teknik Mesin 9 mahasiswa, D3 Teknik Elektronika 8 mahasiswa, Teknik Informatika 11 mahasiswa dan D3 Hido Oceanografi 12 mahasiswa.

Adapun Penerima penghargaan Vidya Adhiguna atau lulusan terbaik STTAL tahun 2021 adalah Mayor Laut (P) Tunang Arimbo untuk Prodi S-2 Asro Angkatan VI dengan IPK 3,53, sedangkan dari program Diploma diraih oleh Sertu TTU Febry Bintanio Wibisono prodi D3 Hidro Oceanografi dengan IPK 3,45.

Acara diawali dengan Pembukaan sidang terbuka oleh Ketua Senat STTAL (Dan STTAL) Laksma TNI Ir. Avando Bastari, M.Phil, Laporan Pendidikan oleh Seklem STTAL, Pernyataan Tupdik oleh Irup, pemberian piagam wisudawan terbaik oleh Irup, sambutan dan diakhiri dengan kunjungan ke Stand karya ilmiah mahasiswa STTAL.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dalam amanat yang dibacakan Wakasal Laksdya TNI Ahmad Heri Purwono, S.E., M.M menyampaikan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimasa revolusi Industri 40, maka teknologi pertahanan khususnya teknologi keangkatanlautan juga akan turut berkembang dengan pesat. Hal ini ditunjukkan dengan berbagai inovasi teknologi baru yang selalu ditandai dengan hadirnya bidang data internet of Things dan artificial inteligence sebagai sebuah perguruian tinggi dilingkungan TNI AL. Tentunya STTAL harus berbenah dengan SDM yang adaptif dan menguasai teknologi keangkatanlautan yang sedang berkembang saat ini maupun di masa depan.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan berbatasan langsung dengan 10 negara tetangga tentunya akan berdampak pada meningkatnya potensi ancaman terhadap NKRI, sehingga sudah sangat tepat jika Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan kebijakan untuk memperkuat teknologi pertahanan secara bertahap agar semua elemen dalam sitem pertahanan mampu menguasai dan mengembangkan secara mandiri.

Oleh sebab itu STTAL sebagai pusat unggulan riset teknologi alutsita keangkatanlautan harus mampu memicu dan memacu para dosen dan mahasiswa dalam berinovasi Penelitian Pengembangan dan Perekayasaan (Litbangyasa) sehingga diharapkan nantinya dapat mendukung tercapainya kemandirian teknologi alutsista TNI Angkatan Laut.(wan/kdkltl/yat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *