Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Shalat Idul Fitri di Koarmada III Khidmat dan Khusyuk

  • Whatsapp

Paradigmaindonesia – Sorong 13/05/21, Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di lapangan upacara Mako Komando Armada III Jalan Yos Sudarso Katapop, Distrik Salawati, Kabupan Sorong, Papua Barat, Kamis (13/5/2021) berlangsung khidmat dan khusyuk.

Bacaan Lainnya

Tampak Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr.(Han)., bersama Inspektur Koarmada III Laksma TNI Dr. Toto Dwijaya S, Kapok Sahli Pangkoarmada III Laksma TNI Hendri Suprianto khusyuk menunaikan Shalat Idul Fitri bersama ratusan prajurit Koarmada III yang diatur tertib berjarak 1,5 meter antar jamaah. Tampil selaku Imam dan Khotib KH. Ahmad Misri dari Pondok Pesantren Al Hikmah Annahdliyah Aimas, Kab. Sorong.

Sebelumnya, Panitia Hari Besar Islam Koarmada III menyampaikan rangkaian pelaksanaan shalat Idul Fitri, penerimaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal yang telah didistribusikan seluruhnya kepada Panitia Penerimaan Zakat Fitrah di 10 masjid wilayah Aimas, dua panti asuhan, dua pondok pesantren, serta masyarakat miskin di wilayah Katapop, Kabupaten Sorong dan masyarakat miskin di Jalan Bubara, Kota Sorong.

Seusai Shalat Idul Fitri dilanjutkan silaturahmi atau Halal Bihalal secara terbatas karena penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pangkoarmada III didampingi para Pejabat utama Koarmada III saling bermaaf-maafan dengan seluruh prajurit hadir karena tidak ada yang mudik diakhiri dengan ramah tamah.

Pangkoarmada III mengatakan bahwa semangat kebersamaan ini penting bagi seluruh prajurit Koarmada III untuk mendukung penyelesaian tugas yang semakin berat. Semua tugas dan pekerjaan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi memerlukan kerja sama yang baik dengan sesama prajurit.

“Oleh karena itu, silaturahmi Idul Fitri ini merupakan ikhtiar religius yang berdimensi sosial, dalam arti untuk memenuhi ketentuan agama, dan berbuat baik kepada sesama serta menciptakan komunikasi dialogis yang harmonis dalam suasana kasih sayang dan saling menghormati antar sesama,” ujarnya.(pen/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *