MRO (Maintenance, Repair and Operations) merupakan kategori logistik yang mencakup semua barang, suku cadang, dan layanan yang diperlukan untuk memelihara, memperbaiki, dan mengoperasikan peralatan militer serta fasilitas pendukung. Istilah ini tidak mencakup barang jadi yang menjadi hasil akhir produksi, melainkan fokus pada elemen yang menjaga keberlangsungan operasi.
Konteks penggunaan dalam pertahanan
Di lingkungan TNI dan lembaga pertahanan, MRO meliputi manajemen inventaris, pemeliharaan preventif, korektif, serta perencanaan keandalan aset. Praktik MRO membantu memperpanjang umur pakai peralatan, mengurangi downtime, dan mendukung pencapaian KPI operasional serta tujuan keberlanjutan.
Perbedaan dengan penggunaan lain
Singkatan MRO juga dipakai untuk istilah lain, seperti Mars Reconnaissance Orbiter (pesawat antariksa NASA) atau organisasi Midwest Reliability Organization. Namun, dalam konteks militer Indonesia, pengertian yang dominan adalah Maintenance, Repair and Operations.
Contoh aplikasi
Contoh MRO meliputi: penyediaan oli pelumas untuk kendaraan lapis baja, suku cadang elektronik untuk sistem radar, serta layanan kalibrasi peralatan optik. Semua kegiatan ini tercatat dalam sistem manajemen logistik untuk memastikan kesiapan tempur.