Mayor Chb Suprianto: “Antisipasi Radikalisme sangat penting”

  • Whatsapp

Surabaya – Salah satu yang ditekankan oleh Mayor Chb Suprianto, Komandan Koramil 0831/05 Rungkut Kodim Surabaya Timur yaitu tentang disiplin dalam pelaksanaan tugas, terutama pelaksanaan apel pagi oleh personil Koramil Rungkut, baik apel pagi maupun apel sore, selasa (30/03/2021) dengan disiplin tugas tersebut maka masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Mayor Chb Suprianto menyampaikan bahwa saat ini bukan hanya kita fokus terhadap penanganan Covid-19 saja, namun dengan kejadian tragedi Bos Gereja Katedral di Makassar pada 28 Maret 2021 maka semakin perketat keamanan di beberapa lokasi tempat ibadah dan terus dilakukan Komunikasi Sosial mulai dari tingkat RT RW di dua kecamatan wilayah binaan Koramil 0831/05 Rungkut. “Kita terus akan tingkatkan keamanan wilayah masing-masing Babinsa yang akan dibantu BKO TNI AL baik itu tentang antisipasi radikalisme dan kita akan tetap mensosialisasikan Prokes untuk menjaga warga masyarakat binaan kita tetap sehat”, tegasnya. “Radikalisme adalah upaya sistematis yang dilakukan individu atau kelompok untuk melakukan perubahan radikal sampai ke akar-akarnya dengan kekerasan,” papar Danramil Rungkut.

Media sosial telah menjadi satu faktor yang mengubah perilaku sikap keagamaan. Masyarakat dunia saat ini telah terintegrasi secara global. Apa yang menjadi isu di Eropa dan Amerika, misalnya, dengan mudah bisa terjadi di Indonesia. Di antara berbagai perubahan itu isu radikalisme adalah satu hal yang harus diwaspadai. “Karena radikalisme adalah sebuah ideologi yang ingin melakukan perubahan sistematis dalam masyarakat, maka perlu ada upaya yang sistematis pula untuk mengatasinya,” jelasnya.

Dalam apel pagi tersebut disampaikan pula untuk selalu bersinergi dengan Polri khususnya Polsek Rungkut yang telah menjadi rekan kerja untuk sama-sama menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) agar tidak akan terpecahbelah oleh oknum-oknum yang bertujuan tidak baik di negeri ini. “Pendekatan dan menjaga terus hubungan silahturahmi terhadap Tomas (Tokoh Masyarakat) Toga (Tokoh Agama) menjadi hal penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan paling bawah dalam suatu negara”, tutupnya. (mark|red)

Bagikan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *