Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Perketat Keamanan dengan Pemeriksaan Setiap Kendaraan

  • Whatsapp

Pontianak, militer.org – Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas memperketat pengamanan kawasan perbatasan dengan melaksanakan kegiatan pemeriksaan pada setiap kendaraan dan barang yang lewat di Jalan Lintas Pos Balai Karangan, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ‘sweeping’ itu rutin kami lakukan pada Sabtu (2/12) malam, sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyelundupan barang-barang ilegal dan narkoba,” kata Danki SSK III Pos Balai Karangan Lettu (Inf) Sigit saat dihubungi di Sanggau, Minggu.0301

Dia mengatakan, “sweeping” yang dipimpin Sertu Ronny bersama lima anggota itu tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap pengendara saja, namun barang bawaan dan isi bagasi juga diperiksa, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, di tempat terpisah, Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol (Inf) Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Sanggau mengatakan “sweeping” yang dilakukan personel Pos Balai Karangan tersebut merupakan salah satu tugas Satgas Pamtas.

“Dengan adanya ‘sweeping’ tersebut, maka dapat mempersempit ruang gerak para pelaku, baik penyelundupan barang-barang ilegal maupun peredaran narkoba masuk ke wilayah Indonesia,” katanya.

Berkat ketatnya penjagaan yang di lakukan Satgas Pamtas bersama Polri dan pihak terkait lainnya di perbatasan Indonesia-Malaysia beberapa kegiatan ilegal baik usaha penyeludupan orang, barang-barang, miras maupun narkoba dapat digagalkan dan diamankan.

Pada 22 Desember 2020 lalu, menurut dia, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 4,092 kilogram dan 500 butir ekstasi.

“Kami akan selalu siap kapanpun untuk mengamankan daerah perbatasan dari semua kegiatan ilegal. Kami bersama instansi terkait selalu siap melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan terhadap orang dan barang yang masuk dari Malaysia ke wilayah Indonesia,” katanya.(wan/an)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *