Gelombang serangan rudal kembali menghantam sejumlah kota di Ukraina Senin 5 Desember 2022. Tetapi dalam hari yang sama dua pangkalan bomber Rusia diguncang ledakan besar.

Rentetan rudal yang telah telah diperkirakan otoritas Ukraina selama berhari-hari sebelumnya adalah putaran terakhir  upaya Rusia untuk menonaktifkan pasokan energi dan infrastruktur Ukraina saat musim dingin mendekat.

Sejumlah ledakan terjadi di beberapa bagian negara di selatan Kyiv, termasuk Cherkasy, Kryvyi Rih dan Odesa. Serangan mengakibatkan listrik padam  dan meninggalkan kota tanpa pasokan air

Sementara di Zaporizhia rudal Rusia menghantam sejumlah bangunan mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Di ibu kota Kyiv banyak orang dengan cepat berlindung di stasiun metro Zoloti Vorota

Juru bicara angkatan udara Ukraina Yuriy Ihnat mengatakan rudal berbasis darat diluncurkan dari Rusia selatan. Selain itu rudal juga ditembakkan dari kapal di Laut Kaspia dan Laut Hitam. Pembom strategis Rusia juga dilaporkan ikut meluncurkan rudal.

Angkatan udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 60 rudal lebih sekitar 70 rudal yang diluncurkan oleh Rusia pada serangan ini.

Ihnat memperingatkan Rusia dapat menyerang dalam beberapa gelombang untuk mempersulit pertahanan udara Ukraina untuk menembak jatuh rudal.

Simak selengkapnya dalam tayangan berikut:

Bagikan:

Ahmad Darowi

militer.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *