Wadan Kodikopsla Kodiklatal Hadiri Pemberangkatan Satgas Perbatasan Papua Kodiklatal Surabaya, 22 Februari 2021

  • Whatsapp

Paradigmaindonesia – Wakil Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Wadan Kodikopsla) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) Kolonel Laut (P) Phundi Rusbandi mewakili Komandan Kodiklatal menghadiri Upacara Pemberangkatan Satgas Perbatasan Papua -PNG Yonif Mekanis 512/Quratara Yudha Malang di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya, Senin, (22/2/2021).

Bacaan Lainnya

Upacara pemberangkatan Satgas tersebut dipimpin langsung Dankogartap III Surabaya yang juga Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. tampak hadir dalam upacara tersebut Kaplda Jatim, Kasgartap III Surabaya dan Kaskoarmada II.

Satgas Perbatasan Papua -PNG Yonif Mekanis 512/Quratara Yudha Malang ini beranggotakan 450 Prajurit yang dipimpin langsung Letkol Inf. Taufik Hidayat, S.I.P dan akan bertugas selama 10 bulan di perbatasan Papua – PNG menggantikan Satgas sebelumnya.

Dankogartap III Surabaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M dalam sambutanya menyampaikan bahwa kepercayaan adalah kehormatan yang merupakan kebanggaan bagi setiap prajurit, salah satu kebanggaan dan kesempurnaan sebagai para perajurit adalah melaksanakan tugas operasi yang diamanatkan oleh negara dan bangsa yang kita cintai,

Menurutnya tidak sedikit dari sekian banyak prajurit TNI yang sampai dengan saat ini belum beruntung dan dapat kesempatan untuk menjalankan tugas operasi seperti yang akan para prajurit tempuh.

Oleh sebab itu kepercayaan yang diberikan kepada para prajurit batalyon infanteri mekanis 512/Quratara Yudha Malang berupa tugas pengamanan perbatasan adalah salah satu tugas yang diamanatkan negara, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga keutuhan wilayah NKRI yang berbatasan langsung dengan negara papua nugini tetap terjaga.

“Berikan rasa aman kepada masyarakat Papua di sepanjang perbatasan PNG selain itu kalian harus bisa membantu pemerintah daerah setempat dalam upaya meningkatkan rasa aman dan kesejahteraan masyarakat” jelas Pati bintang dua dipundak ini

Dankogartap III ini juga menekankan bahwa prajurit berasal dari Rakyat yang berjuang untuk rakyat oleh, sebab itu segera lakukan adaptasi ketika kalian sudah di tempat penugasan wilayah setempat, hormati adat istiadat dengan harapan masyarakat setempat memberikan simpati terhadap keberadaan Satgas yang pada akhirnya kalian dan seluruh Batalyo satgas akan diterima oleh masyarakat.

Selama dalam penugasan para prajurit satgas juga diingatkan agar menjaga keamanan personil dan material dengan sebaik baiknya mulai pergesaran pasukan maupun selama berada di daerah operasi. Selain itu agar senantiasa memohon pertolongan dan perlindungan kepada Tuhan Yuhan Yang Maha Esa.(pen/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *